Destinasi
Trekking Orangutan Bukit Lawang: Panduan Lengkap untuk Pemula
Tim Akasa Journey · 16 Oktober 2026 · 2 menit baca

Melihat orangutan Sumatera bergelantungan di pohon, hanya beberapa meter di depan mata, adalah pengalaman yang sulit dilupakan. Di Bukit Lawang, pengalaman itu bisa didapat bahkan oleh pemula — asalkan Anda tahu apa yang perlu disiapkan.
Apa itu trekking orangutan di Bukit Lawang?
Trekking orangutan adalah berjalan kaki menjelajahi hutan hujan Taman Nasional Gunung Leuser bersama pemandu berizin untuk mencari dan mengamati orangutan di habitat aslinya. Bukit Lawang dikenal sebagai salah satu tempat dengan peluang terbaik melihat orangutan Sumatera di alam, meskipun satwa liar tentu tidak pernah bisa dijamin.
Pilih durasi yang sesuai
- Seharian (6–7 jam) — cocok untuk pemula yang ingin melihat orangutan tanpa menginap. Biasanya ditutup dengan tubing kembali ke desa. Lihat paket trekking seharian.
- 2 hari 1 malam — menginap di kemah tepi sungai di dalam hutan. Peluang melihat satwa lebih besar, termasuk suara hutan di malam hari. Lihat paket 2 hari.
- 3 hari — pengalaman paling lengkap, termasuk antar-jemput dari Medan. Lihat paket 3 hari.
Seberapa berat jalurnya?
Jalur di hutan Gunung Leuser berupa jalan setapak tanah yang naik-turun bukit, dengan akar pohon dan bagian yang licin setelah hujan. Udaranya lembap sehingga cepat berkeringat. Anda tidak perlu menjadi atlet, tetapi sebaiknya cukup bugar untuk berjalan beberapa jam dengan istirahat. Pemandu akan menyesuaikan kecepatan dengan rombongan.
Satwa apa saja yang bisa dilihat?
- Orangutan Sumatera — bintang utamanya, termasuk induk dengan anaknya.
- Kedih (Thomas leaf monkey) — monyet berjambul lucu khas Sumatera Utara.
- Monyet ekor panjang — hati-hati, mereka suka mengambil makanan.
- Burung-burung hutan, termasuk burung enggang bila beruntung.
- Serangga, kadal, dan tumbuhan hutan hujan yang menarik.
Aturan penting di dalam hutan
Aturan ini dibuat untuk melindungi orangutan sekaligus pengunjung:
- Jaga jarak dari orangutan dan ikuti arahan pemandu.
- Jangan memberi makan atau menyentuh satwa liar.
- Jangan trekking saat sakit (flu, batuk) — orangutan dapat tertular penyakit manusia.
- Jangan meninggalkan sampah apa pun di hutan.
- Jangan berteriak atau memakai lampu kilat kamera ke arah satwa.
Tips untuk pemula
- Pakai sepatu dengan sol yang mencengkeram, bukan sepatu kets licin.
- Bawa air minum cukup dan camilan berenergi.
- Mulai pagi hari, saat udara lebih sejuk dan satwa aktif.
- Siapkan kantong kedap air untuk ponsel dan dompet, terutama bila ada tubing.
Daftar lengkapnya ada di artikel 15 barang wajib dibawa saat trekking, dan rincian harga di biaya trekking Bukit Lawang.
Siap bertemu orangutan? Lihat semua paket Jelajah Sumatera →
Foto: Ganjarmustika1904, CC BY-SA 4.0, melalui Wikimedia Commons.
Tertarik merencanakan perjalanan?
Konsultasi gratis dengan tim kami via WhatsApp, atau lihat paket tour yang tersedia.


